Cek Harga Tiket Pesawat di Utiket
Domestic
Internasional
Layanan Pelanggan Via YM
  • Marketing :
  • Informasi :

Home > Berita

 

Lombok Bakal Punya Sirkuit F1?

Selasa, 31 Januari 2017

Afif Farhan - detikTravel

Mataram - Kementerian Pariwisata siap menyulap kawasan Mandalika, Lombok Tengah menjadi sirkuti F1. Rencana besar dan persiapan matang sedang dikerjakan.

 

"Sirkuit jalan raya akan segera dibangun di Mandalika, Lombok. PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah memastikan dibangunnya Street-Race Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah," ucap Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib dalam rilis yang diterima detikTravel, Senin (30/1/2017).

 

Namun tentu, membangun sirkuit Formula 1 tidak semudah membalikan telapak tangan. Dipilihnya Lombok, adalah karena destinasi ini masuk dalam salah satu 10 Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata.

 

Sejumlah kendala yang bakal menghadang tak ditampik Abdulbar M Mansoer, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Meski begitu, dia tak patah arang. Dia mengaku tidak ada yang mustahil dilakukan bila ada keinginan dan kerja keras.

 

"Rencana pembangunan sirkuit jalan raya kelas dunia di Mandalika sudah diawali dengan penandatanganan MoU antara ITDC dengan Roadgrip Motorsports UK Ltd dan Mrk1 Consulting pada 20 Januari 2017 lalu," katanya.

 

Bagi Abdulbar, penandatanganan MoU tadi seolah memberi isyarat lampu hijau. Maklum, Roadgrip Motorsports UK Ltd dan Mrk1 Consulting bukan perusahaan sembarangan. Mrk1 Consulting sudah pernah menggarap Olimpiade dan Commonwealth Games, FIFA turnamen, termasuk Piala Dunia, Formula One, Australia V8 Supercars, World Rally Championship, FIM Eropa Speedway Championship dan World Superbikes, triathlon hingga even sepeda dunia.

 

Sementara Roadgrip Motorsports UK Ltd punya reputasi kuat dalam pembangunan jalan raya, landasan pacu dan lapangan udara, ritel, tempat parkir, arena olahraga dan sirkuit balap di berbagai penjuru dunia.

 

"Sirkuit di KEK Mandalika ini akan dibangun dengan standar FIM and FIA untuk kelayakan penyelenggaraan kejuaraan dunia balap motor. Karena value dan opportunity-nya sangat besar. Jadi semuanya harus disesuaikan dengan standar dunia," tambah Abdulbar.

 

Bila terealisasi, sirkuit jalan raya kelas dunia tadi akan menjadi sorotan dunia. Ratusan juta pasang mata akan terfokus di objek wisata Mandalika yang sudah dilabeli kuat Wonderful Indonesia itu. Dampak ekonominya pun tak sedikit. Abdulbar memprediksi setidaknya ada Rp 3,9 triliun lebih yang bisa didulang dari tiap even kelas dunia yang digelar di Mandalika.

 

Itu belum termasuk potensi pariwisata yang disebut-sebut bisa mencapai sekitar Rp 1,3 triliun. "Media valuenya lain lagi. Kalau even sekelas MotoGP bisa mencapai Rp 2,6 triliun. Belum lagi income dari tiket. Itu sebabnya kami ngotot membangun sirkuit kelas dunia di Mandalika," terang Abdulbar.

 

Dibangun di atas lahan seluas 500 hektar, sirkuit jalan raya Mandalika akan menjadi satu-satunya sirkuit jalanan di dunia yang menawarkan panorama indah. Nantinya, para rider akan disuguhkan pemandangan laguna, solar cell farm, lapangan golf, area komersil dan perkotaan, serta panorama Samudera Hindia yang indah.

 

Penonton juga dapat memandang sirkuit secara terbuka sembari menikmati keindahan tepi laut dan area terbuka hijau," sambung Abdulbar.

 

Mirip dengan Singapura dan Monaco, sirkuit jalan raya di Mandalika akan bersifat musiman. Sirkuitnya terbuka untuk publik sepanjang tahun dan dapat diubah untuk menjamu event-event balap motor internasional. Pengembangan desain akan segera dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Gerak cepat ini dilakukan untuk mengejar target rencana penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Balap Motor Grand Prix Mandalika pada 2019 yang penyelenggaraannya akan dibantu Roadgrip Motorsports UK Ltd.

 

Menpar Arief Yahya terus mensupport kreasi membangun atraksi-atraksi baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika Lombok. "Planning yang matang, lalu actions yang cepat dengan prinsip WinWay, Wonderful Indonesia Way, Solid, Speed, Smart. Makin hebat atraksi, makin global standart, makin kuat positioning Mandalika sebagai destinasi prioritas," katanya.       (aff/aff)


DisPar DIY Dukung Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran

Selasa, 31 Januari 2017

Yogyakarta, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta mendukung pengembangan kawasan Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, sebagai destinasi wisata unggulan.

"Kami optimistis ke depan kawasan obyek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran akan semakin dikenal wisatawan dan menarik perhatian wisatawan. Apalagi pemerhati vulkanologi dunia belakangan juga makin tertarik untuk meneliti Bukit Nglanggeran sebagai kawasan eko-vulkanologi," kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Tazbir, di Yogyakarta, Selasa (17/12/2013).

Mengenai penyelenggaraan atraksi wisata budaya Nglanggeran Culture Festival (NCF) yang berlangsung di kawasan Desa Wisata Nglanggeran, Pathuk, Gunung Kidul, Minggu (15/12/2013), Tazbir mengatakan kegiatan ini berhasil menyedot ribuan pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara yang sedang menikmati keindahan Gunung Api Purba Nglanggeran.

Tazbir berharap Nglanggeran Culture Festival ini bisa menjadi agenda wisata rutin desa wisata Nglangggeran, sekaligus mampu meningkatkan kunjungan wisatawan di Gunung Api Purba Nglanggeran.

"Apalagi di kawasan wisata tersebut wisatawan tidak hanya menikmati keindahan Gunung Api Purba Nglanggeran, namun juga bisa menikmati taman buah dan embung," kata Tazbir.

Sementara, mengenai pengembangan desa wisata di DIY, Tazbir mengatakan pengelola desa wisata harus memiliki pemikiran yang cerdas dan inovatif agar mampu menarik minat kunjungan wisatawan.

"Karena itu, pengelola desa wisata perlu banyak inovasi dan pengalaman, sehingga wisatawan akan disuguhi ragam atraksi, sehingga akan merasa betah tinggal di desa itu," kata Tazbir.

Sekarang ini tidak kurang dari 65 desa wisata ada di DIY. Dari jumlah itu perkembangan desa wisata tidak sama, bahkan ada yang tinggal papan nama.

"Namun demikian, masih banyak desa wisata yang keberadaannya berkembang baik, di antaranya Desa Wisata Kembangarum, Turi Kabupaten Sleman, Desa Wisata Sambi di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman dan Desa Wisata Kebonagung di Kabupaten Bantul," katanya.

 


Daftar 7 Kota Terindah menurut Wisatawan Asing

Selasa, 31 Januari 2017

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNNEWS.COM - Guys, Indonesia merupakan satu negara terbesar dan paling beragam di dunia.

Pemandangan alam yang luar biasa, termasuk pemandangan laut yang menakjubkan serta gunung berapi dan bukit yang dapat di temukan di seluruh negeri.

Kaya akan sejarah dan budaya, Indonesia juga rumah bagi sejumlah kota-kota menawan.

Dilansir TribunTravel.com dari laman theculturetrip.com berikut 7 kota terbaik di Indonesia menurut turis asing.

1. Bukit Tinggi

Kota kecil ini terletak di Sumatera Barat.

Pemandangan dari dua gunung yang menakjubkan, dan ngarai yang indah, menjadi kelebihan dari Bukit Tinggi .

Kota yang dikenal dengan menara jamnya ini juga merupakan pusat budaya dan adat Minang.

Jaraknya yang jauh dari pusat kota membuat wisatawan dapat menjelajahi desa-desa tradisional dengan rumah-rumah berarsitektur khas Minang.

2. Yogyakarta

Merupakan salah satu kota paling menarik di Indonesia di mana wisatawan bisa mempelajari budaya lokal.

Jogja adalah pusat budaya dan sejarah utama di Jawa.

Apalagi dengan dua bangunan cagar buadayanya yang terkenal, Candi Prambanan dan banyak lainnya.

3. Bogor

Kota ini terkenal dengan pemandangannya yang masih hijau dan menjadi tujuan destinasi dari masyarakat kota Jakarta.

Bogor terkenal dengan kebun rayanya yang luas dan perkebunan teh yang indah, dan pegunungan puncak yang menakjubkan.

Jangan lupa untuk mencoba paralayang ketika berada di puncak.

4. Bandung

Berlokasi di Jawa Barat, Bandung merupakan satu kota yang paling keren dan paling indah di Indonesia, sering disebut sebagai Paris of Java.

Pecinta alam akan terpesona oleh pemandangan indah yang dihadirkan Kota Bandung, pecinta makanan akan menemukan berbagai hidangan lezat yang sesuai dengan selera mereka, dan pecinta mode akan senang untuk mengeksplorasi banyak outlet di kota ini.

Serta, pecinta budaya akan menyukai pertunjukan angklung dan galeri seninya.

5. Solo

Terletak di Jawa Tengah, Solo dikenal sebagai saudara kembar dari Jogja.

Secara historis, Solo dikenal dengan dua kerajaannya yakni Mangkunegaran dan Kasunanan.

Kota ini juga dikenal dengan perkembangan seni dan pusat pendidikan budaya yang terkenal.

6. Malang

Terletak di Jawa Timur, Malang adalah kota yang menakjubkan, sejuk dan bersih di Indonesia yang merupakan bagian dari Kerajaan Mataram.

Kota ini kaya akan arsitektur masa lampau seperti candi.

Juga dikenal dengan perkebunan teh, air terjun, pantai dan pegunungannya yang tak boleh dilewatkan.

7. Padang

Tak cuma dikenal dengan makanan khasnya yang nikmat juga tempatnya yang penuh dengan sejarah masa lalu.

Apalagi Padang di masa Kolonial menjadi pelabuhan terpenting.

Oleh karena itu saat berkunjung di kota ini kamu dapat menemukan kota tua bekas peninggalan Belanda yang masih terjaga dengan baik hingga sekarang.


Ke Beranda