Cek Harga Tiket Pesawat di Utiket
Domestic
Internasional
Layanan Pelanggan Via YM
  • Marketing :
  • Informasi :

Dream To Minang > Heritage

 

Heritage

Alam dan budaya Minangkabau, dengan kesejarahan yang dimilikinya dari waktu ke waktu pada dasarnya merupakan suatu pusaka yang perlu dilestarikan. Perkembangan pusaka ini merupakan suatu keterkaitan yang penting antara fenomena sosial budaya dengan pembentukan ruang spesifik (specific space formations) yang pada kenyataannya sebagai potensi utama yang perlu dipertimbangkan dalam pengelolaan kawasan pusaka (heritage environment), baik itu untuk daerah pedesaan maupun perkotaan di Ranah Minangkabau.

Lingkungan sejarah di Ranah Minangkabau saat ini tengah menghadapi perubahan serius yang diakibatkan oleh faktor alam maupun pembangunan dan pengembangan. Di satu pihak, aset sejarah yang penting di tempat tersebut dapat menarik banyak wisatawan dan membutuhkan pengembangan lebih lanjut sehingga menjadi daya tarik yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan lebih banyak lagi. Banyaknya kunjungan wisatawan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal namun apabila tidak ditangani dengan serius, perkembangan pariwisata ini dapat menjadi ancaman untuk warisan budaya yang ada. Sementara itu, di Minangkabau belum ada petunjuk atau guideline yang dapat digunakan untuk melindungi dan mengelola lingkungan budaya yang berharga. Meskipun dalam kehidupan masyarakat sendiri telah memiliki kearifan lokal atau nilai filosofi tradisional “Alam Takambang Jadi Guru” yang berarti masyarakat Minangkabau mengatur kehidupannya berdasar pada alam dan alam adalah guru. Kearifan lokal ini sangat perlu dilestarikan secara menyeluruh, total dan perlu partisipasi masyarakat secara aktif.

Kawasan Pusaka adalah suatu daerah yang memiliki beberapa objek pusaka, baik itu berupa bentang alam (landscape), benda-benda peninggalan, aktivitas lainnya yang merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dan melengkapi. Pemahamanan tentang kawasan ini merupakan sebuah konsep baru yang berbeda dengan pandangan yang ada selama ini, yang menganggap kawasan pusaka hanya objek yang berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata seperti benda-benda peninggalan sejarah, misalnya prasasti, makam tua, dan yang lainnya. Namun masih banyak bentuk lain yang sebenarnya merupakan objek potensial yang perlu dikembangkan dan dilindungi, seperti diantaranya budaya-budaya unik berupa aktivitas dan kegiatan masyarakat yang selama ini tidak disadari memiliki potensi yang menarik untuk dikembangkan, seperti begitu juga kondisi alam yang ada disekitarnya.


Ke Beranda